Dinas Kesehatan Provinsi NTT Berbagi Wawasan Epidemiologi dan Determinan Sosial Kesehatan pada Mini Seminar HMI Cabang Kupang
07 July 2026 | Oleh: Admin Dinkes NTT
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memenuhi permohonan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang sebagaimana disampaikan melalui surat permohonan Nomor 02/B/SC/12/1448 tanggal 24 Juni 2026, yang berisi undangan untuk menyampaikan materi terkait metodologi penelitian multidisiplin. Materi yang diminta berjudul "Desain Studi Epidemiologi, Cross Sectional, dan Case-Control serta Pengukuran Determinan Sosial Kesehatan di NTT". Dinas Kesehatan Provinsi NTT menugaskan Hermina Mau, SKM., M.Sc. sebagai narasumber untuk memenuhi undangan tersebut.
Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Aula Graha Insan Cita Flobamorata. Peserta yang hadir merupakan pengurus dan anggota HMI Cabang Kupang, yang mewakili sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang, yaitu Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Kupang, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, dan Universitas Muhammadiyah Kupang.
Edukasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Sebelum memasuki pemaparan materi utama, narasumber terlebih dahulu memberikan edukasi mengenai pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hasil jajak pendapat singkat di kelas cukup mengejutkan: sebagian besar peserta ternyata belum mengetahui keberadaan program CKG, sehingga belum pernah mengikutinya sama sekali. Menanggapi temuan tersebut, narasumber mendorong para peserta untuk memanfaatkan layanan CKG di Puskesmas wilayah Kota Kupang, minimal satu kali dalam setahun.
Dinamika Mini Seminar
Memasuki sesi mini seminar, narasumber merancang jalannya kegiatan agar berlangsung harmonis dan dialogis dengan membagi alokasi waktu ke dalam tiga termin, yaitu termin pemaparan materi, termin interaksi kelompok, dan termin diskusi kelas. Pembagian ini bertujuan mendorong partisipasi aktif peserta, bukan sekadar mendengarkan secara pasif.
Dua Catatan Positif
Terdapat dua hal positif yang dapat dipetik dari kegiatan ini.
- Kegiatan ini mencerminkan sinergi dalam konsep pentaheliks pembangunan kesehatan, khususnya keterlibatan aktif kalangan akademisi muda yang diwakili oleh mahasiswa melalui wadah organisasi ekstrakampus.
- Penyebaran informasi kesehatan serta pemahaman mengenai determinan kesehatan yang menyasar kelompok lintas disiplin ilmu terbukti sangat bermanfaat, mengingat pembangunan kesehatan pada dasarnya bersifat multidisipliner. Latar belakang peserta yang beragam, tidak hanya berasal dari bidang kesehatan tetapi juga dari pertanian, teknik, dan kelautan, turut memperluas jangkauan diseminasi informasi kesehatan kepada kelompok yang lebih luas.
Semoga keterlibatan akademisi muda melalui HMI Cabang Kupang dapat terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi lintas generasi serta lintas disiplin ilmu dalam mendukung pembangunan kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
#AyobangunNTT