Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) Rumah Sakit
26 June 2026 | Oleh: Admin Dinkes NTT
KUPANG, 24 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan akurasi data fasilitas pelayanan kesehatan, Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) Rumah Sakit.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini dilaksanakan secara hybrid. Pertemuan tatap muka dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan Provinsi NTT, sementara peserta pengelola ASPAK rumah sakit mengikuti secara daring yang dihadiri oleh 94 peserta.
Kegiatan ini dibuka oleh Ruth D. Laiskodat, S.Si, Apt., MM selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Untuk memastikan pemahaman yang komprehensif, Bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten langsung dari Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Agus Kamal Purba, M.Ph dan Habib Suban, ST dan dimoderatori oleh Agustina J. Ledoh, S.Si, Apt, M.Kes selaku Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Aplikasi ASPAK merupakan sistem informasi yang dirancang untuk menghimpun data sarana, prasarana, dan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Akurasi data dalam aplikasi ini sangat krusial karena menjadi basis perencanaan dan pengambilan kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui penyelenggaraan bimtek ini, setiap rumah sakit di wilayah NTT diharapkan dapat segera menindaklanjuti hasil pertemuan dengan langkah nyata, antara lain:
Pihak Dinas Kesehatan Provinsi NTT menekankan bahwa komitmen dari para pengelola data di rumah sakit menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan tersedianya data ASPAK yang valid dan up-to-date, diharapkan pemenuhan standar sarana pelayanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit se-provinsi NTT dapat terpantau dengan baik, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.